Jumat, 10 Juli 2009

GESEKAN




*Gaya lengket yang benci segala bentuk pergerakan
*Terjadi saat dua permukaan bergesekan
*Si cacing kepanasan ini adalah bawahan Entropi

Akulah air tuba dalam air susu,sang pembuat onar,yang sering kali menyebabkan pertengkaran.Gayaku yang merusak menjadikan energi nggak berguna,membuat bagian-bagian dalam mesin aus,serta menghasilkan panas pada benda yang bergerak dan komponen-komponen listrik.Di depanku,jangan sebut-sebut soal si kecepatan yang suka melaju mulus –aku bertekad memperlambatnya!Aku juga agen rahasia entropi-raja kekacauan alam semesta.Dengan menghasilkan panas berlebih,aku mengambil energi yang berguna-misalnya energi kinetik-dari suatu sistem dan membuangnya.

Mungkin segala sesuatu menjadi lambat,kalau ada aku,tapi jangan anggap aku nggak berguna lho.Tanpaku,dunia ini akan menjadi sangat licin-sepatumu nggak akan bisa mencengkeram tanah,sementara rem pada mobil dan sepedamu nggak akan berguna.Kamu memerlukanku lebih dari yang kamu tahu!

*Benda terlicin:Karbon nyaris tanpa gesekan
*Benda terlengket :sejenis lem yang dihasilkan moluska
*Gesekan pada mobil pada 100 km/jam,sekitar 280 N


SALAM kenal!

sumber :physics,why matter matters

INERSIA



*Si tukang gerutu berwajah dua,diukur dalam keadaan newtonmeter
*Membuat benda-benda menolak bergerak pada awalnya…
*…lalu membuat mereka sulit berhenti!

Aku tahu aku bisa menyulitkan,keras kepala,dan pemalas,tapi memang begitulah sifatku.Akulah perlawanan suatu benda terhadap gerakan.Untuk menggerakkan sesuatu,kamu harus mengatasiku dulu.Semakin besar benda,semakin ogah aku bergerak.Orang-orang juga punya inersia.Sulit sekali meminta mereka melakukan hal yang nggak ereka inginkan-dan tahu sendiri,kan,bangun tidur di pagi hari itu susah!

Namun aku memang bersisi dua,dan sisiku yang satu lagi berbahaya.Waktu aku bergerak,remku bagaikan blong.Aku susah berhenti.Dalam kondisi ini,aku disebut momentum.JIka inersia melulu berkaitan dengan massa benda,momentum adalah yang terjadi sewaktu massa bekerja sama dengan kecepatan.Benda dengan senang hati memberikan momentumnya ke benda lain saat mereka bertabrakan.

*penemu:Isaac Newton
*Yang dikenal memikirkan pertama :Aristoteles ,300 SM
*Digunakan untuk mengukur massa dalam gravitasi nol

SALAM KENAL!

SUMBER:Physics,why matter matters

GAYA




*Si Bengal penuh kuasa,diukur dalam Newton
*Berkomplot dengan massa dan percepatan untuk mendorong benda kesana-kemari
*Semua tindakannya disebabkan oleh 4 gaya dasar

Mari,rasakanlah yang disebut gaya!Kamu nggak bisa melihatku.Kamu nggak bisa memegangku.Tapi kamu dapat merasakanku.Kamu dapat merasakanku dalam cengkeraman banmu di jalan,sewaktu menendang bola keras-keras hingga bola itu meayang,sewaktu kamu berusaha membuka tutup kaleng sarden atau saat kamu menari berputar-putar.Aku mengalahkan inersia dan mendorong,menarik,serta memuntir berbagai benda,namun aku punya kecederungan lepas control.Bila benda yang bergerak bertabrakan,aku mengamuk dan menimbulkan kerusakan.

Aturan utamaku adalah:jika ada sejumlah diriku dihasilkan,ada juga diriku dalam jumlah sama yang dihasilkan tapi arahnya berlawanan.Aturan ini mencegah kakimu ambles ke lantai sewaktu kamu berjalan.Itu juga alasan roket bisa terbang,dan juga alasan lari menabrak dinding bukanlah ide yang bagus!

*penemu:Isaac Newton
*Gaya-gaya dasar: Gravitasi,gaya lemah,gaya kuat,elektromagnetisme.

salam kenal!

sumber :physics,why matter matters

Kamis, 09 Juli 2009

PERCEPATAN




*Percepatan adalah seberapa cepat kecepatan benda berubah
*Dia bukan gaya,tapi kamu ‘merasakannya’ sebagai gaya
*Diukur dalam meter per detik per detik

Lupakan sajalah si kecepatan itu-kalau mau bergerak,akulah yang kamu perlukan untuk menjauhkan satu benda dari benda lainnya,seperti mobil-mobil di lampu merah.Aku kecanduan adrenalin,senang melesat kesana-kemari.

Aku melejit jika terjadi ketidakseimbangan gaya.Aku melesat kea rah gaya yang lebih besar.Kamu pasti tahu kalau aku ada,sebab begitu aku mengalahkan inersia,kamu akan merasa terdorong ke kursi olehku.Para astronot merasakan hal ini sebagai gaya-g (‘g’ berarti gravitasi),sebab mereka mengalami percepatan melawan gravitasi.

Hewan tercepat adalah cheetah.Bagi pecandu kebut-kebutan,mobil balap drag dan roket adalah mesin buatan manusia dengan percepatan terbesar.

*Penemu:giambattista Benedetti
*Percepatan cheetah:144 /detik2
*Percepatan mobil balap drag :2.400 m/detik 2

salam kenal!

sumber:physics,why matter matters

KECEPATAN




*Kerjanya meluncur saja,merupakan perpindahan dibagi waktu
*Gesekan adalah satu-satunya yang mengalahkan kecepatan
*Diukur dalam meter per detik

Zaman sekarang ini,semua orang maunya buru-buru saja,dan menganggapku trendi.Kecepatan sambungan internet,tenggat,waktu pendek,kencan kilat-aku ada dimana-mana.Namun buat apa sih buru-buru?Santai,sobat!

Walaupun aku memberitahumu seberapa cepat kamu bias berpindah dari A ke B,aku adalah tipe orang yang nggak senang berubah-ubah rencana jika terpaksa.Jika suatu benda nggak didorong oleh gaya,maka ia akan diam saja atau meluncur dengan kecepatan yang sama.Nggak seperti percepatan,aku ini santai-nanti juga sampai ke tujuan.Nggak ada gaya,nggak repot!

Ada banyak cara untuk mengukurku.Pilot menggunakan ‘Mach’ yag membndingkan kecepatan jet dengan kecepatan suara.Pelaut menggunaan ‘knot’,warisan metode simpul tambang zaman dahulu.

*kecepatan cahaya:299.792.458 m/detik
*rekor kecepatan di darat:1.233,65 km/jam
*rekor kecepatan jatuh bebas:502,1 km/jam

salam kenal!

sumber:physics,why matter matters

KERAPATAN



*Cara menjabarkan seberapa rapat suatu zat tersusun
*Semakin rapat zat tersusun,semakin tinggi kerapatannya,
*Diukur dalam kilogram per meter kubik

Namaku memang terdengar berat,tapi aku orangnya asyik kok.Aku memang digunakan untuk mengukur kerapatan,tapi sebenarnya aku nggak suka rapat yang membosankan.Sobat baikku adalah massa.Aku mengukur kepadatan materi.Semakin banyak massa dalam suatu benda,makin besar kerapatannya.Aku memanb tipe orang yang suka mengajakmu berdempet-dempetan!Kamu bias mengambang atau nggak itu tergantung padaku.Benda yang kerapatannya lebih kecil akan berada di atas benda yang kerapatannya lebih besar.Oleh karena itulah minyak berada di atas air,dan balon berisi gas helium yang lebih ringan dari udara akan terbang ke atas.

Benda berkerapatan besar akan menjejalkan banyak sekali massa ke dalam ruang kecil,sehingga benda itu terasa berat kalau kamu angkat.Logam tergolong benda padat yang tersusun paling rapat.Unsur osmium dan iridium adalah yang berkerapatan terbesar di bumi.Lubang hitam sedemikian tinggi kerapatannya sampai-sampai cahaya sekalipun ditelan gravitasinya.

*kerapatan osmium :22.610 kg/m3
*kerapatan iridium :22.650 kg/m3
*kerapatan lubang hitam :1,8 x 10 19kg/m3


salam kenal!

sumber:
physics,why matter matters

Rabu, 08 Juli 2009

GRAVITASI


*Gaya tarik-menarik antara dua benda
*Gaya dasar yang nggak pernah benar-benar hilang
*Gravitasi galaksi-galaksi besar besar bisa membelokkan cahaya

Akulah penggerak dan pengguncang nggak kasat mata,dan tempatku beraksi adalah di ruang angkasa nan luas.Sebagai pemancang di semesta,kujaga bumi utuh,kupertahankan planet-planet pada orbit mereka,dan kubentuk susunan bintang.Selain itu,tugas sederhana pun kulaksanakan,misalnya menjaga kakimu tetap di tanah.Kulakukan kerjaku dari jarak amat jauh,tanpa terhubung apa-apa.

Akulah yang pertama diteukan dalam dari keempat gaya dasar.(Kamilah gaya-gaya yang melakukan kerja alam semesta,dan menjaga berbagai hal berjalan sebagaimna mestinya).Aku bekerja sama dengan massa untuk menjagamu agar nggak melayang dan mencegahmu melompat terlalu tinggi.Akulah gaya terlemah dari keempat gaya dasar,tapi tetap saja kamu jatuh karenaku!Roket luar angkasa harus memanfaatkan percepatan untuk meloloskan diri dariku.Aku menggerakkan kincir air,roller coaster,dan jam berbandul-aku juga penting bagi penerjun payung!


Salam kenal!

sumber:physics,why matter matters

BERAT




*Berat adalah gaya ke bawah yang bergantung pada gravitasi
*Dia diukur dalam Newton,bukan kilogram
*Jangan tertukar antara dia dan massa,atau nanti dia dipanggil teman-temannya berat,lho!

Akulah anak gaul saat ini!Mulai dari peragawati berukuran baju sangat-sempit-sekali sampai bocah yang gemuknya minta ampun,semuanya mempermasalahkan ‘berat’.Namun sebenarnya yang diributkan orang-orang itu bukan aku,melainkan massa.Massa memberitahumu seberapa banyak materi dalam suatu benda,sementara aku hanya memberitahumu berapa banyak gaya yang dikeluarkannya (berapa ‘dorongan’yang diberikannya).

Meski demikian,aku punya keungguan-karena bergantung pada gravitasi,aku mudah sekali diukur.Kamu bahkan bisa menggunakanku untuk mengukur massa.Jika berat suatu benda 10 kali berat benda lain,maka massanya juga 10 kali lebih banyak.Gampang kan!Namun ini masalah berat-nya:Berat benda bisa berbeda di planet yang berbeda.Di bulan,berat sebuah halter (angkat besi) hanya seperenam dari berat di bumi,karena gravitasi di bulan lebih kecil.Di luar angkasa-jauh dari gravitasi-benda-benda nggak memiiki berat.

Salam kenal!

sumber:Physics,why matter matters

MASSA




*Besaran jumlah materi dalam suatu benda

*Bahkan jika gravitasi berubah,massa tetap sama

*Berteman akrab dengan inersia,namun diukur dalam kilogram


Sebagai sesuatu yang membuat benda berbobot,aku ini padat dan bisa diandalkan_benar-benar berbobot,deh.Akulah jumlah ‘zat’ penyusun suatu benda.Segala hal,mulai dari atom terkecil sampai bintang terbesar,memilikiku.Satu-satunya hal di Alam Semesta yang nggak memilikiku adalah energi murni dan gelombang yang membawanya.


Mau tahu berapa banyak materi yang dimiiki suatu benda?Ukur aku!Aku nggak bergantung pada gravitasi.Sehingga nggak berubah-ubah (nggak seperti berat).Bagi saintis,’masif’bukan berarti besar (benda dengan kerapatan besar menjejalkan banyak sekali massa ke dalam ruang kecil) namun biasanya,semakin banyak diriku yang dimiiki suatu benda,makin besar pula benda itu.Benda yang memiliki banyak diriku amatlah ‘menarik’.Beneran lho!Benda-benda termasif di alam semesta memiiki gaya tarik gravitasi mereka sendiri!

Salam kenal!


sumber:physics,why matter matters


Senin, 06 Juli 2009

BINTANG





"Tutup matamu...dan lihatlah bintang-bintang yang bersinar terang...indah bukan?".

Itulah saran yang biasa teman spesial beri pada saya jika saya belum berhasil melihat bintang pada malam hari dengan mata telanjang.(suara lembutnya masih teringat juga..^_^)

Teman spesial saya ini memang sangat menyukai bintang.Baginya,melihat bintang secara langsung maupun melalui imajinasi adalah suatu kenikmatan tersendiri.

Bicara mengenai bintang,tentu merupakan hal yang tidak asing lagi bagi pembaca.Sering kita menjumpai istilah yang diasosiasikan dengan bintang dengan makna konotatif.Seperti bintang kelas,perang bintang,bintang lima,dan sebagainya..

Ngomong-ngomong,apa sih bintang itu sebenarnya?

Bintang merupakan entitas (sesuatu) langit yang memancarkan cahaya sendiri.Menurut  ilmu astrofisika,bintang adalah semua benda masif (dengan massa 0,08 sampai 200 kali massa matahari)yang pernah dan sedang melangsungkan pembangkitan energi melalui reaksi fusi nuklir.

Makanya baik bintang-bintang yang sedang pembaca lihat di langit (bukan dengan imajinasi)  atau yang sudah tidak memancarkan sinar lagi (contohnya:bintang katai atau bintang netron) masih tetap diberi label bintang.Oiya,matahari yang teramati dari bumi tercinta kita ini juga bintang,lho..jaraknya sekitar 149.680. 000 kilometer.Matahari adalah bintang terdekat dari bumi,diikuti dengan Proxima Centauri dalam rasi bintang Centaurus yang jaraknya empat tahun cahaya dari bumi kita.

 Tidak cuma teman spesial saya saja yang suka melihat bintang-bintang di malam hari,tapi jauh sebelum dia lahir,ada ilmuwan-ilmuwan yang sangat hobi mengamati bintang dengan kacamata ilmiah.Sebut saja Tyco Brahe.Beliau telah menemukan bintang-bintang baru (disebut novae).Dari hasil pengamatan bintang-bintang itu,beliau menyimpulkan bahwa langit tidak kekal.Pada tahun 1584 seorang ilmuwan bernama Giordano Bruno mengusulkan bahwa bintang-bintang sebenarnya adalah matahari-matahari lain,dan mungkin saja memiliki planet-planet seperti bumi dalam orbitnya.Ide ini sebenarnya telah diusulkan oleh filsuf yunani kuno seperti Democritus dan Epicurus.Pada abad berikutnya matahari disepakati sebagai bintang.

Isaac Newton,fisikawan terkenal sebelum era kuantum,mengusulkan bahwa bintang-bintang terdistribusi secara merata di seluruh langit untuk menjelaskan alasan bintang-bintang tidak memberikan tarikan gravitasi pada tata surya.Usulan Newton ini berasal dari sebuah ide seorang teolog bernama Richard Bentley.

Astronom Italia Geminiano Montanari merekam adanya perubahan luminositas pada bintang Algol pada 1667. Edmond Halley menerbitkan pengukuran pertama gerak diri dari sepasang bintang “tetap” dekat, memperlihatkan bahwa mereka berubah posisi dari sejak pengukuran yang dilakukan Ptolemaeus dan Hipparchus. Pengukuran langsung jarak bintang 61 Cygni dilakukan pada 1838 oleh Friedrich Bessel menggunakan teknik paralaks.

William Herschel adalah astronom pertama yang mencoba menentukan distribusi bintang di langit. Selama 1780an ia melakukan pencacahan di sekitar 600 daerah langit berbeda. Ia kemudian menyimpulkan bahwa jumlah bintang bertambah secara tetap ke suatu arah langit, yakni pusat galaksi Bima Sakti. Putranya John Herschel mengulangi pekerjaan yang sama di hemisfer langit sebelah selatan dan menemukan hasil yang sama. Selain itu William Herschel juga menemukan bahwa beberapa pasangan bintang bukanlah bintang-bintang yang secara kebetulan berada dalam satu arah garis pandang, melainkan mereka memang secara fisik berpasangan membentuk sistem bintang ganda.

Oiya,pembaca,cahaya yang memancar dari bintang itu berasal dari energi.
Energi yang dihasilkan bintang, sebagai hasil samping dari reaksi fusi nuklir, dipancarkan ke luar angkasa sebagai radiasi elektromagnetik dan radiasi partikel. Radiasi partikel yang dipancarkan bintang dimanifestasikan sebagai angin bintang (yang berwujud sebagai pancaran tetap partikel-partikel bermuatan listrik seperti proton bebas, partikel alpha dan partikel beta yang berasal dari bagian terluar bintang) dan pancaran tetap neutrino yang berasal dari inti bintang.

Hampir semua informasi yang kita miliki mengenai bintang yang lebih jauh dari Matahari diturunkan dari pengamatan radiasi elektromagnetiknya, yang terentang dari panjang gelombang radio hingga sinar gamma. Namun tidak semua rentang panjang gelombang tersebut dapat diterima oleh teleskop landas Bumi. Hanya gelombang radio dan gelombang cahaya yang dapat diteruskan oleh atmosfer Bumi dan menciptakan ‘jendela radio’ dan ‘jendela optik’. Teleskop-teleskop luar angkasa telah diluncurkan untuk mengamati bintang-bintang pada panjang gelombang lain.

Banyaknya radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh bintang dipengaruhi terutama oleh luas permukaan, suhu dan komposisi kimia dari bagian luar (fotosfer) bintang tersebut. Pada akhirnya kita dapat menduga kondisi di bagian dalam bintang, karena apa yang terjadi di permukaan pastilah sangat dipengaruhi oleh bagian yang lebih dalam.

Dengan menelaah spektrum bintang, astronom dapat menentukan temperatur permukaan, gravitasi permukaan, metalisitas, dan kecepatan rotasi dari sebuah bintang. Jika jarak bisa ditentukan, misal dengan metode paralaks, maka luminositas bintang dapat diturunkan. Massa, radius, gravitasi permukaan, dan periode rotasi kemudian dapat diperkirakan dari pemodelan. Massa bintang dapat juga diukur secara langsung untuk bintang-bintang yang berada dalam sistem bintang ganda atau melalui metode mikrolensing. Pada akhirnya astronom dapat memperkirakan umur sebuah bintang dari parameter-parameter di atas.

Karena jaraknya yang sangat jauh, semua bintang (kecuali Matahari) hanya tampak sebagai titik saja yang berkelap-kelip karena efek turbulensi atmosfer Bumi. Diameter sudut bintang bernilai sangat kecil ketika diamati menggunakan teleskop optik landas bumi, hingga diperlukan teleskop interferometer untuk dapat memperoleh citranya. Bintang dengan ukuran diameter sudut terbesar setelah Matahari adalah R Doradus, dengan 0,057 detik busur.
 
Sebuah katai putih yang sedang mengorbit Sirius (konsep artis). citra NASA.

Telah lama dikira bahwa kebanyakan bintang berada pada sistem bintang ganda atau sistem multi bintang. Kenyataan ini hanya benar untuk bintang-bintang masif kelas O dan B, dimana 80% populasinya dipercaya berada dalam suatu sistem bintang ganda atau pun multi bintang. Semakin redup bintang, semakin besar kemungkinannya dijumpai sebagai sistem tunggal. Dijumpai hanya 25% populasi katai merah yang berada dalam sebuah sistem bintang ganda atau sistem multi bintang. Karena 85% populasi bintang di galaksi Bimasakti adalah katai merah, maka tampaknya kebanyakan bintang di dalam Bimasakti berada pada sistem bintang tunggal.

Sistem yang lebih besar yang disebut gugus bintang juga dijumpai. Bintang-bintang tidak tersebar secara merata mengisi seluruh ruang alam semesta, tetapi terkelompokkan ke dalam galaksi-galaksi bersama-sama dengan gas antarbintang dan debu. Sebuah galasi tipikal mengandung ratusan miliar bintang, dan terdapat lebih dari 100 miliar galaksi di seluruh alam semesta teramati.

Astronom memperkirakan terdapat 70 sekstiliun (7×1022) bintang di seluruh alam semesta yang teramati. Ini berarti 70 000 000 000 000 000 000 000 bintang, atau 230 miliar kali banyaknya bintang di galaksi Bimasakti yang berjumlah sekitar 300 miliar.

Bintang terdekat dengan Matahari adalah Proxima Centauri, berjarak 39.9 triliun (1012) kilometer, atau 4.2 tahun cahaya. Cahaya dari Proxima Centauri memakan waktu 4.2 tahun untuk mencapai Bumi. Jarak ini adalah jarak antar bintang tipikal di dalam sebuah piringan galaksi. Bintang-bintang dapat berada pada jarak yang lebih dekat satu sama lain di daerah sekitar pusat galasi dan di dalam gugus bola, atau pada jarak yang lebih jauh di halo galaksi.

Karena kerapatan yang rendah di dalam sebuah galaksi, tumbukan antar bintang jarang terjadi. Namun di daerah yang sangat padat seperti di inti sebuah gugus bintang atau lingkungan sekitar pusat galaksi, tumbukan dapat sering terjadi. Tumbukan seperti ini dapat menghasilkan pengembara-pengembara biru yaitu sebuah bintang abnormal hasil penggabungan yang memiliki temperatur permukaan yang lebih tinggi dibandingkan bintang deret utama lainnya di sebuah gugus bintang dengan luminositas yang sama. Istilah pengembara merujuk pada jejak evolusi yang berbeda dengan bintang normal lainnya pada diagram Hertzsprung-Russel.

Sebenarnya pembahasan mengenai bintang itu tiada habis-habisnya.Masih ada istilah evolusi bintang,kelahiran bintang,kematian bintang dan sebagainya.Pembaca bisa nikmati di postingan -postingan ke depan,tentu saja blog saya.

Nikmati juga foto-foto bintangnya.Kalau mau,pembaca juga bisa mempraktikan saran teman spesial saya."Tutup matamu...lihatlah,bintang yang di tengah indah,ya...?"